Guru Belajar ? Tumbuh Bersama, Belajar Bersama.
Di Post Oleh: ADMIN Tanggal: 27/09/2026 Di Baca23 kali

Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidik dan memperkuat sinergi internal, SMP Muhammadiyah 1 Kartasura sukses melaksanakan kegiatan rutin tahunan "Guru Belajar" yang digelar setiap bulannya. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi para guru untuk melakukan refleksi, penambahan wawasan, serta pemantapan komitmen profesionalisme pendidik Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan zaman.

Pada edisi kali ini, kegiatan Guru Belajar mengusung tema "Menguatkan Bounding dan Mewujudkan Pembelajaran Berorientasi TKA" dengan menghadirkan dua narasumber yang pakar di bidangnya. 

Sesi pertama diisi oleh Prof. Dr. Anam Sutopo, S.Pd., M.Hum., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya penguatan bounding atau ikatan emosional dan spiritual antar-pendidik serta rasa memiliki terhadap persyarikatan. "Guru Muhammadiyah bukan sekadar pengajar di dalam kelas, melainkan agen perubahan yang membawa misi dakwah amar ma'ruf nahi munkar. Oleh karena itu, pemahaman tentang nilai-nilai bermuhammadiyah dan peran strategis guru sangat krusial," tegas Prof. Anam. Selain itu, beliau juga menggarisbawahi pentingnya kesadaran semesta digital bagi para pendidik masa kini. Menurutnya, guru harus memiliki kedaulatan dan kecakapan digital agar mampu mengarahkan para siswa memanfaatkan teknologi secara positif, kreatif, dan beretika. 

Sesi kedua, materi teknis pedagogis disampaikan oleh Bapak Narya, S.Pd., M.Si. Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo beliau membedah secara mendalam tentang Kerangka Pembelajaran modern yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik. Fokus utama paparan beliau tertuju pada Strategi Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang disesuaikan dengan kerangka Asesmen Tes Kemampuan Akademik (TKA). Bapak Narya menjelaskan bahwa untuk menciptakan siswa yang berpikir kritis dan analitis, proses belajar harus dirancang melalui Pengalaman Belajar yang interaktif, berkesan, dan kontekstual. Tidak hanya di dalam kelas, penguatan kompetensi ini juga harus didukung melalui Pelaksanaan Kokurikuler yang terencana dengan baik. Beliau menutup sesinya dengan menekankan pentingnya Refleksi Pembelajaran sebagai alat evaluasi bagi guru bersama siswa untuk terus memperbaiki pembelajaran di setiap pertemuan.

Melalui program Guru Belajar yang diselenggarakan secara berkelanjutan setiap bulannya, SMP Muhammadiyah 1 Kartasura berupaya dalam mencetak tenaga pendidik yang unggul, berkarakter Islami, cakap digital, serta siap mengantarkan para siswa meraih prestasi terbaik. Ibu Yayuk Nur Rahayu, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendidik untuk terus bersemangat menimba ilmu dan meng-upgrade diri. Beliau menegaskan bahwa program Guru Belajar merupakan wujud komitmen sekolah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.